Contoh Aktivitas Pembelajaran: Sastra Lisan dan Tertulis Ketangerangan

PAUD/TK (Fase Pondasi)

Tujuan Pembelajaran:

  • Anak mengenal bunyi bahasa melalui pantun sederhana.
  • Anak menirukan lagu rakyat lokal dengan gerakan.

Aktivitas:

  1. Mendengarkan dan Menirukan Pantun

Guru membacakan pantun lucu/sopan dari budaya Ketangerangan. Anak menirukan intonasi dan ekspresi.

Contoh:
"Burung dara terbang tinggi, Anak soleh suka berbagi."

  1. Bernyanyi Tembang Dodoyan

Guru menyanyikan tembang pengantar tidur khas daerah (dodoyan) dan anak mengikuti dengan gerakan.

  1. Bermain Boneka Cerita Rakyat

Anak menyaksikan pertunjukan boneka tentang cerita rakyat sederhana seperti "Ki Buyut Ranca Gede".

Asesmen:

  • Observasi kemampuan menirukan bunyi bahasa dan ekspresi wajah.
  • Partisipasi dalam bernyanyi dan menjawab pertanyaan sederhana.

 

SD Fase A (Kelas 1–2)

Tujuan Pembelajaran:

  • Mengenali pantun daerah dan maknanya.
  • Menyebutkan tokoh dalam cerita rakyat lokal.

Aktivitas:

  1. Mewarnai Ilustrasi Cerita Rakyat

Anak membaca/menyimak cerita rakyat, lalu mewarnai tokoh dan latar ceritanya.

  1. Berlatih Berpantun Berpasangan

Anak diajak berbalas pantun dua baris secara sederhana.

  1. Menyanyikan Lagu Rakyat

Anak menyanyikan tembang rakyat tentang petani atau anak-anak, sambil menggambar aktivitasnya.

Asesmen:

  • Lembar kerja gambar + tulisan tokoh cerita.
  • Penilaian lisan pantun pendek.

 

SD Fase B (Kelas 3–4)

Tujuan Pembelajaran:

  • Menulis pantun sederhana bertema persahabatan/kejujuran.
  • Menceritakan kembali cerita rakyat secara lisan.

Aktivitas:

  1. Menulis Pantun Sendiri

Siswa menyusun 4 baris pantun dan menuliskannya di kertas hias.

  1. Bercerita Tentang Si Pitung Versi Tangerang

Siswa membacakan kembali kisah tersebut menggunakan ekspresi dan intonasi.

  1. Membuat Kamus Mini Bahasa Pantun

Menuliskan beberapa kosakata khas pantun Betawi/Tangerang beserta artinya.

Asesmen:

  • Produk karya pantun.
  • Rubrik bercerita dan penggunaan ekspresi.

 

D Fase C (Kelas 5–6)

Tujuan Pembelajaran:

  • Menyusun dan membaca pantun berima sesuai aturan.
  • Menelaah nilai moral dalam cerita rakyat.

Aktivitas:

  1. Lomba Bercerita Cerita Rakyat Lokal

Siswa mempersiapkan cerita seperti "Ki Buyut Ranca Gede" lalu tampil di depan kelas.

  1. Tugas Kelompok: Drama Mini Cerita Rakyat

Mementaskan cerita rakyat dalam bentuk drama sederhana.

  1. Menulis Refleksi Nilai Cerit

Menjawab: “Apa yang dapat saya pelajari dari tokoh cerita?”

Asesmen:

  • Penilaian proyek pementasan.
  • Jurnal refleksi nilai moral.

 

SMP Fase D (Kelas 7–9)

Tujuan Pembelajaran:

  • Menganalisis struktur dan pesan pantun/cerita rakyat lokal.
  • Menghubungkan nilai lokal dengan isu masa kini.

Aktivitas:

  1. Menganalisis Pantun dalam Kelompok

Setiap kelompok menganalisis jenis, rima, dan pesan pantun daerah.

  1. Menulis Ulang Cerita Rakyat dalam Bentuk Cerpen/Komik
    Siswa menulis ulang cerita rakyat versi modern, sesuai konteks remaja.
  2. Debat Nilai Lokal vs Modernisasi

Apakah nilai dalam cerita rakyat masih relevan di era sekarang?

Asesmen:

  • Rubrik menulis cerita atau komik.
  • Penilaian berpikir kritis dan komunikasi dalam debat.

 

Catatan Integrasi Profil Pelajar Pancasila

Semua kegiatan di atas mendukung:

  • Kreatif (menulis pantun, membuat cerita)
  • Bernalar kritis (analisis nilai cerita)
  • Berkebinekaan global (toleransi dalam cerita rakyat)
  • Mandiri dan gotong royong (kerja kelompok, drama)

Comments

Popular posts from this blog

Tata Surya ( Pelatihan membuat vidio pembelajaran)

Question Penguatan Kepsek